Tanaman Daun Dewa

Tanaman daun dewa merupakan terna tahunan yang berbatang tegak dengan bentuk persegi agak berdaging, diangian ujung tidak berbulu atau berbulu jarang dan memiliki cabang yang keluar dari ketiak daun. Tanaman ini memiliki beberapa nama daerah antra lain bluntas cina, smasit. Sambung nyawa (jawa tengah(, daun dewa dan umbi dewa (Sumatera), serta san qi cao (Cina). Tanaman yang masih sekerabat dengan daun dewa adalah beluntas. Umbi dewa merupakan tanaman asli Myanmar dan daratan Cina. Diperkirakan tanaman ini masuk ke Indonesia melalui Srilanka pada zaman VOC, dibawa oleh pedagang-pedagang dari Cina. Oleh orang-orang Cina Betawi sengaja ditanam untuk dimanfaatkan sebagai obat ginjal. Tinggi tanaman ini sekitar 30 cm, tetapi bila berbunga tangkai bunga dapat mencapai ketinggian 60-70 cm. menurut beberapa literature dipekarangan dan dua meter dibiarkan liar. Batang tanaman daun dewa lunak, berambut halus, dan berwarna ungu kehijau-hijauan. Daun berwarna hijau tua dan dihiasa garis ungu dibagian tepinya yang berbulu halus. Tipe daun tunggal, berbentuk seperti kancing dan setelah mekar akan berbentuk seperti kumpulan benang sari (tabung silindris) yang berwarna kuning cerah dan membulat. Setiap bunga terdiri atas 50-60 tabung silindris yang demikian, berukuran panjang 12-16 mm, dan lebar 7-9 mm. mahkota bunga berwarna kuning dengan ujung merah kecokelatan.

Tanaman daun dewa jarang sekali ditemukan buahnya. Buah berwarna cokelat, berbentuk lonjong dan berdiameter 4-5 mm. Akar tanaman berbentuk umbi. Tiper perakaran melebar, tidak dalam dan keluar dari sekeliling batang dan umbinya. Kulit umbi berwarna keabu-abuan hampir seperti kentang, sedangkan dagingnya berwanra bening sampai keruh. Umbi berukuran pnjang sekitar 5-8 cm dengan penampang sekitar 3-5 cm. seperti halnya tanaman lain yang memiliki rimpang, dari rimpang tanaman daun dewa juga akann tumbuh tunas atau anakan yang dapat digunakan sebagai bibit. Perbanyakan tanaman daun dewa dapat dilakuka dengan tiga cara yaitu dengan setek batang, setek anakan yang tumbuh disekitar tanaman induk (batang utama) dan dengan menumbuhkan umbi yang suda bertunas atau memiliki alon mata tunas.

Tanaman daun dewa banyak tumbuhn liar dikebun-kebuh, tepi parit, atau tempat-tempat yang terbengkalai. Ada juga yang ditanam di pot-pot sebagai tanaman obat keluarga (TOGA) atau tanaman hias yang dapat diambil sebagai lalapan yang cukup sedap karena mengandung minyak asiri. Tanaman daun dewa berasa manis atau atawar. Tanaman ini memiliki sifat khas mendinginkan, membersihkan darah, dan sedikit mengandung racun. Dalam tanaman daun dewa terdapat bermacam-macam zat kimia yang berkhasiat obat, antara lain alkaloid, saponin (sejenis glikosid), minyak asiri, tannin dan flavonoid. Tumbuhan in bersifat antikoagulan (mencairkan bekuan darah), menstimulasi sirkulasi, menghentikan pendarahan, menghilangkan panas, dan meembersihkan racun.


=====================================

>>> Daun Dewa Membantu Mengatasi Kanker dan Tumor, Membantu Mengatasi TBC dan Radang Tenggorokan, Menurunkan Kolesterol, dan Mengatasi Kista, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Manfaat Daun Dewa and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>